Al-Mu'awwidzatain
Al-Falaq113:1–5
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ
[[113 ~ AL-FALAQ (WAKTU SUBUH) Pendahuluan: Makkiyyah, 5 ayat ~ Surat ini memerintahkan Nabi Muhammad saw. untuk kembali pada Tuhannya dan meminta perlindungan dari kejahatan setiap makhluk yang mempunyai kejahatan; dari kejahatan malam ketika mulai gelap, yang membuat jiwa menjadi takut dan tidak mampu untuk mencegahnya; dari segala kejahatan orang yang berusaha untuk melepaskan hubungan setiap manusia; dan dari kejahatan orang yang dengki yang mengharapkan hilangnya nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.]] Katakan, aku berlindung kepada Tuhan (yang menguasai) waktu subuh, dengan hilangnya waktu malam.
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
Dari kejahatan setiap makhluk yang berniat jahat, yang tidak dapat mencegahnya selain Tuhan Sang Maha Penguasa atas segala perkara.
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
Dari kejahatan malam ketika semakin gelap.
وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ
Dari kejahatan yang berusaha membuat kerusakan diantara manusia.
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Dari kejahatan orang yang dengki yang mengharapkan hilangnya nikmat dari orang selain dirinya.
An-Nas114:1–6
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
[[114 ~ AN-NAS (MANUSIA) Pendahuluan: Makkiyyah, 6 ayat ~ Dalam surat ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad saw. untuk kembali dan berlindung kepada-Nya dalam mencegah kejahatan yang besar, yang tidak terlihat oleh kebanyakan manusia. Sebab, kejahatan tersebut datang kepada mereka dari hawa nafsunya sehingga mereka terjerumus dalam apa yang dilarang. Itulah kejahatan bisikan setan yang tersembunyi dari penglihatan mata, atau yang terlihat dan tersembunyi dalam tipu muslihat.]] Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan manusia, dan pengatur segala urusannya.
مَلِكِ ٱلنَّاسِ
Pemilik penuh manusia, baik penguasa atau yang dikuasai.
إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ
Tuhan manusia Yang Mahakuasa dalam bertindak kepada mereka
مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ
Dari kejahatan pembisik bagi manusia yang menghindar jika kamu meminta pertolongan dari Allah Swt.
ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ
Yang membisikkan dengan tersembunyi--dalam dada manusia--sesuatu yang memalingkannya dari jalan kebenaran.
مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ
Yaitu jin dan manusia.
Al-Mu'awwidzatain adalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, dua surah permohonan perlindungan. Nabi membacanya untuk perlindungan, dan beliau membacanya ketika sakit. Keduanya juga dua surah terakhir dari tiga Qul. Halaman ini memutar pasangan itu sendiri.
Bahasa Arab dan terjemahan, diputar berurutan dengan qari pilihan Anda.
Pertanyaan umum
- Apa itu Al-Mu'awwidzatain?
- Surah Al-Falaq (113) dan Surah An-Nas (114). Nama itu berarti dua surah yang dengannya seseorang memohon perlindungan.
- Kapan Al-Falaq dan An-Nas dibaca?
- Keduanya dibaca untuk perlindungan, termasuk ketika seseorang sakit, dan keduanya bagian dari tiga Qul yang dibaca sebelum tidur. Al-Ikhlas ditambahkan ketika tiga Qul dibaca.