Ayat yang dibaca untuk menghadapi sihir
Al-A'raf7:117–122
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Allah pun memerintahkan agar Mûsâ melempar tongkatnya. Tibalah saat yang ditunggu, dan Mûsâ pun segera melemparkan tongkatnya. Seketika itu juga tongkat itu menelan dengan cepat pengelabuan dan kebohongan sihir mereka.
فَوَقَعَ ٱلْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Maka nyatalah kebenaran yang berada di pihak Mûsâ dan batillah pengelabuan yang dilakukan para ahli sihir itu.
فَغُلِبُوا۟ هُنَالِكَ وَٱنقَلَبُوا۟ صَٰغِرِينَ
Dalam pertemuan itu, Fir'aun beserta para pembantunya berada di pihak yang kalah. Mereka merasa sangat terhina dengan kekalahan ini.
وَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ
Demikianlah halnya Fir'aun dan pembesar-pembesarnya. Adapun para ahli sihir itu, mereka tercengang kagum mendapati kebenaran yang terjadi itu, sehingga terdorong untuk sujud kepada Allah dan tunduk kepada kebenaran.
قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Mereka berkata, "Kami beriman kepada Pencipta alam semesta yang menguasai serta mengaturnya.
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
Sesungguhnya Dia adalah Tuhan yang diyakini dan diimani oleh Mûsâ dan Hârûn."
Yunus10:81–82
فَلَمَّآ أَلْقَوْا۟ قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُم بِهِ ٱلسِّحْرُ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ سَيُبْطِلُهُۥٓ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ ٱلْمُفْسِدِينَ
Ketika mereka telah melemparkan seluruh tali dan tongkat mereka, Mûsâ pun berkata, "Sungguh yang kalian lakukan ini benar-benar sihir. Allah akan membinasakannya dengan perantaraan diriku. Sesungguhnya Allah tidak menyiapkan perbuatan orang-orang yang merusak itu untuk menjadi baik dan berguna."
وَيُحِقُّ ٱللَّهُ ٱلْحَقَّ بِكَلِمَٰتِهِۦ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْمُجْرِمُونَ
Sedangkan kebenaran, maka Allahlah--dengan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya--akan menjadi penolong dan penyokongnya, kendati tampak kebencian dan permusuhan orang-orang kafir kepada kebenaran itu.
Taha20:69
وَأَلْقِ مَا فِى يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوٓا۟ ۖ إِنَّمَا صَنَعُوا۟ كَيْدُ سَٰحِرٍۢ ۖ وَلَا يُفْلِحُ ٱلسَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰ
"Lemparkanlah tongkat yang ada di tangan kananmu itu," kata Allah kemudian, "niscaya ia akan menelan kepalsuan sihir mereka. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu tidak lebih dari sekadar tipuan para penyihir belaka. Dan seorang penyihir tidak akan pernah menang di mana pun ia berada."
Ini adalah ayat-ayat tentang Musa dan para penyihir: Al-A'raf 7:117–122, Yunus 10:81–82, dan Taha 20:69. Di dalamnya, apa yang dilemparkan Musa menelan sihir yang palsu, dan kebenaran ditunjukkan berasal dari Allah. Orang membaca bacaan ini ketika memohon perlindungan dari sihir. Pengelompokannya bersifat tradisional.
Bahasa Arab dan terjemahan, diputar berurutan dengan qari pilihan Anda.
Pertanyaan umum
- Ayat Al-Qur'an mana yang dibaca untuk menghadapi sihir?
- Himpunan tradisional yang biasa dipakai adalah Al-Qur'an 7:117–122, 10:81–82, dan 20:69, ayat-ayat yang di dalamnya tongkat Musa mengalahkan para penyihir. Al-Falaq dan An-Nas, Mu'awwidzatain, adalah surah yang diajarkan dalam hadis sahih untuk memohon perlindungan.
- Apa yang terjadi dalam ayat-ayat tentang Musa dan para penyihir?
- Musa melemparkan tongkatnya, dan tongkat itu menelan apa yang dihasilkan para penyihir. Ayat-ayat itu mengatakan bahwa yang mereka lakukan adalah sihir, dan bahwa Allah memenangkan kebenaran.